'' BKTH ''
1.
Manusia adalah cinta.
Diciptakan dengan cinta oleh Tuhan.
Dilahirkan dengan cinta oleh manusia.
.
Betapa beruntungnya aku bisa mengenalmu
.
BKTH, Bernadetha Ke......
Hmmm, mungkin cukup inisialnya saja, namanya terlalu indah untuk dibagikan...
.
Sungguh aneh rasanya... berjumpa saja belum pernah, apalagi bertatap pandang. Aku hanya bisa melihatmu dari dunia media sosial. Tapi anehnya, aku menaruh perasaan.
.
Gilakah aku?
.
Dalam relung hatiku yg paling dalam. Aku tidak bisa berbohong dengan perasaanku
Aku menyukaimu...
Bahkan, aku tidak tahu kenapa aku bisa menyukaimu...
.
Dari sekian Perempuan yg aku jumpai, dia tak akan pernah tertandingi, bahkan di masa terbaik
.
Seandainya...
Aku tidak berada di jalan ini
Aku pasti akan memperjuangkanmu
Dan mendapatkanmu... adalah anugerah terbesar dalam hidupku
Aku yakin, aku adalah laki-laki paling bahagia di dunia saat itu
.
Seandainya...
Aku yang memilikimu
Aku tetap memilih bersamamu
Membangun bahtera rumah tangga
Mengikat janji perkawinan,
Mempunyai rumah kita sendiri, Memiliki putra & putri, melihat mereka tumbuh berkembang, melewati masa demi masa dalam suka & duka, kita saling mencintai hingga maut memisahkan...
Sungguh indah bukan?
.
Semua itu, seandainya....
Manusia boleh berangan-angan
Hanya... Aku takut terbuai oleh mimpi ini...
2
This is my unconditional love.
Jatuh cinta yg tak terduga, di saat aku sudah tidak ingin lagi merasakan jatuh cinta.
.
Nyatanya aku bingung harus berterima kasih kepada siapa...
Kepada salah satu sahabat yg telah mengenalkanku? Ataukah kepada Tuhan yg memberikan perasaan ini?
Yang pasti
.
Kenapa ketika rasa suka muncul, rasa tidak pantas selalu ada?
Mungkin karena hati tau batasnya...
Rasa tidak pantas menjadi reminder bahwa tidak semua yg kita sukai harus dimiliki
.
Orang tulus, kisahnya tak mulus.
Pernahkah kamu menangis hanya untuk seorang perempuan?
Ya... suatu perasaan yg diutarakan dengan air mata, kasih sayang dan cintanya tidak akan pernah bohong.
3
Aku sadar. Aku kalah. Kalah dengan status dan situasi. Aku bukanlah prioritasmu.
.
Dari sekian banyaknya tempat wisata, aku lebih sering mengunjungi profilmu
Melihat storymu saja sudah membuatku bahagia, meski aku tidak memiliki hatimu.
Terkadang, berulang2 kali aku melihat storymu, hanya untuk memastikan apakah kamu baik2 saja atau bahagia.
Memang benar, ibuku melahirkanku ke dunia, tetapi ibumu melahirkan duniaku.
.
Sampai sekarang, masih terekam dengan jelas, caramu menatap, caramu tersenyum manis, caramu bicara..
Namun... aihhh kau sudah ada yg punya.
.
Lega rasanya melihatmu bersama orang yg menggantikan tempatku.
Syukurlah ada yg menjaga dan mengingatkanmu.
Melihat caramu tersenyum, Kau bahagia dengannya bukan?
.
Dulu aku sempat mengharapkanmu,
Sekarang aku melepaskanmu.
Aku berharap kata "semoga" akan berganti menjadi kata "akhirnya"
Semoga aku mampu melepasmu, Akhirnya aku mampu melepasmu.
.
Bila kau tanya aku ikhlas atau tidak?
Jawabannya, aku ikhlas.
.
Barangkali kau juga bertanya
Aku masih cinta atau tidak?
Jawabannya, Ya. Aku masih sama seperti yg dulu.
Cintaku tetap, hanya caranya berubah.
Aku setulus itu.
.
Memang engkau mustahil untuk dimiliki, tapi anehnya, aku menyukainya.
4
Untuk satu nama yang sulit kuhapus...
Serius.. Aku kalah! Aku merindukanmu! Setidaknya sekali saja, aku ingin berjumpa, Tuhan izinkanlah...
Aku hanya ingin tenang dari rindu yg berisik.
.
Kukira kamu adalah tujuan terakhirku, ternyata bukan. Pahitnya lagi, kita digariskan untuk tidak bersama.
Sialnya... di kehidupan ini harus aku yg bukan bersamamu..
Apakah di kehidupan lain.. mungkinkah kita bisa bersama?
Cinta beda agama itu susah, tetapi cinta beda panggilan lebih susah.
.
Barangkali kesempatan untukku sudah habis, tapi kesempatan untuk mengagumimu tidak akan pernah habis. Biarlah perasaan ini hanya menjadi rahasia antara aku dan pencipta-Mu.
.
Thank you for being my favorite person.
Always.
.
Terakhir...Mari menghela nafas Hhhhhhhhhhhh😤😪....
.
Jadii, Selamat merayakan cintamu, cintaku. Selamat merayakan kisah barumu. Aku sangat berbahagia di jalan ini. Kuharap suatu saat nanti kita dapat bertemu dengan kebahagiaan kita masing2. Kau berhak bahagia, begitu pun dengan aku. Kau memilih mencintai melalui Perkawinan, sedangkan aku, Imamat. Bukankah tugas kita sama2 mencintai bukan?
Satu hal yg tidak akan pernah berubah.
I'll always love you.
Di sudut bumi manapun, this feeling will never change.
Tuhan memberkatimu, my favorite person ❤
.
9 dari 10 laki2 memilih untuk menikah. 1 diantaranya memilih untuk memberkati mereka.
Semuanya sama2 pilihan. Semuanya sama2 berkomitmen. Semuanya sama2 memperjuangkan cinta.
Tidak ada yg lebih baik dan buruk bukan?
''After Live End''
''Di kehidupan ini, aku mencintaimu dalam diam.
Dalam doa-doa yang tak pernah kau dengar,
dan dalam langkah-langkah panggilan yang menjauh darimu, tapi tidak dari rasa ini.
Maka, jika Tuhan memberi kita satu kehidupan lagi,
satu kesempatan tanpa batas dan aturan dunia…
aku ingin menemuimu bukan sebagai seorang rohaniwan atau romo,
bukan sebagai bayangan yang hanya berani menatap dari jauh,
tapi sebagai seseorang yang berdiri di hadapanmu dan berkata:
“Akhirnya aku pulang.”
Aku berjanji akan mencarimu,
bahkan jika aku harus menjelajah waktu, ruang, dan semesta.
Aku akan mengenalmu dari cara kamu tersenyum,
dari mata yang pernah singgah di pikiranku dan tak pernah benar-benar pergi.
Di kehidupan kedua nanti,
aku tidak akan menyembunyikan cintaku,
tidak akan menahan kata,
tidak akan membiarkan waktu lewat tanpa menggenggam tanganmu.
Tapi untuk saat ini…
biarkan aku mencintaimu dengan cara yang tidak mengganggumu,
dengan tenang… seperti malam yang mencintai bulan,
walau hanya bisa menatap dari kejauhan.
Ini janji rahasiaku.
Dan jika kamu merasakannya suatu saat nanti—entah di dunia ini atau di dunia yang lain—
maka kamu akan tahu…
aku pernah mencintaimu dalam keheningan yang suci.''

Komentar
Posting Komentar