Katekese Series 1 : INDULGENSI

Indulgensi




KGK 1498 : ‘’Oleh indulgensi umat beriman dapat memperoleh untuk diri sendiri dan untuk jiwa-jiwa di tempat penyucian, penghapusan siksa-siksa sementara, yang diakibatkan dosa.
Apa itu indulgensi?

A. Terminologi : peristilahan, Latin : indulgentia (kata benda)-indulgeo (kata kerja) Makna harafiah : Kebaikan hati, kelembutan hati.
Pengurangan hutang, pajak, dsb. Pada zaman romawi, indulgensi seperti tax amnesty,
Bahasa Latin bahasa agama Katolik, bahasa orang Romawi (masih memeluk agama pagan), ketika orang Romawi. 
Ies 61:1 : Spiritus Domini super me eo quod unxerit Dominus me ad adnuntiandum mansuetis misit me ut mederer contritis corde et praedicarem captivis indulgentiam et clausis apertionem.
Yes 61:1 Roh Tuhan ALLAH ada padaku, oleh karena TUHAN telah mengurapi aku; Ia telah mengutus aku untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang sengsara, dan merawat orang-orang yang remuk hati, untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan kepada orang-orang yang terkurung kelepasan dari penjara.

B. Sebuah Gambaran :
1.⁠ ⁠Jato kecil bermain di lumpur sehingga kotor.
2.⁠ ⁠Jato pulang, membuat lantai rumah kotor.
3.⁠ ⁠Ibu memaafkan Jato.
4.⁠ ⁠Namun, Jato harus membersihkan lantai.
Nomor 3 > Ibu memaafkan Jato adalah pengampunan dosa, Ia tetap diakui sebagai anak, tidak diusir dari rumah, tetap boleh bersama sebagai 1 keluarga
Andaikata, Nomor 3 > (Jika) Ibu tidak memaafkan Jato, Jato tidak dimaafkan, kamu sudah item, kotor, hidup lagi, dihapus dari KK wkwk, Ia tidak diakui sebagai anak, harus berpisah karena, gambaran hukuman abadi atau neraka.
Nomor 4 > Namun, Jato harus membersihkan lantai, inilah yang dinamakan hukuman sementara. Sementara membersihkan lantai, Jato merasa bersalah, karena sayang kepada ibunya. Selama lantai masih kotor, masih ada perasaan bersalah. Memperbaiki keadaan yang kotor,
Tambahan Nomor 4 > Namun, Jato harus membersihkan lantai > Dibantu oleh Jati yang baik. Jato membersihkan lantai sendirian 1 jam, namun ketika dibantu Jati menjadi setengah jam. Inilah yang dinamakan indulgensi.

C. Definisi
KGK 1471 : "Indulgensi adalah penghapusan siksa-siksa temporal di depan Allah untuk dosa-dosa yang sudah diampuni. Warga beriman Kristen yang benar-benar siap menerimanya, di bawah persyaratan yang ditetapkan dengan jelas, memperolehnya dengan bantuan Gereja, yang sebagai pelayan penebusan membagi-bagikan dan memperuntukkan kekayaan pemulihan Kristus dan para kudus secara otoritatif". Ada indulgensi sebagian atau seluruhnya, bergantung dari apakah ia membebaskan dari siksa dosa temporal itu untuk sebagian atau seluruhnya." Indulgensi dapat diperuntukkan bagi orang hidup dan orang mati (Paulus VI, Konst. Ap. "Indulgentiarum doctrina" normae 1-3).
Indulgensi adalah penghapusan siksa-siksa temporal untuk dosa-dosa yang sudah diampuni.
Penghapusan atau pengurangan hukuman dosa-dosa yang sudah diampuni. 
Indulgensi hanya berlaku untuk dosa yang sudah diampuni. 
Indulgensi bisa sebagian atau seluruhnya.
Indulgensi bagi orang hidup dan orang mati.


D. Konsekuensi Ganda





KGK 1472 :  ‘’Supaya mengerti ajaran dan praktik Gereja ini, kita harus mengetahui bahwa dosa mempunyai akibat ganda. Dosa berat merampas dari kita persekutuan dengan Allah dan karena itu membuat kita tidak layak untuk kehidupan abadi. Perampasan ini dinamakan "siksa dosa abadi". Di lain pihak, setiap dosa, malahan dosa ringan, mengakibatkan satu hubungan berbahaya dengan makhluk, hal mana membutuhkan penyucian atau di dunia ini, atau sesudah kematian di dalam apa yang dinamakan purgatorium [api penyucian). Penyuciaan ini membebaskan dari apa yang  orang namakan "siksa dosa sementara". Kedua bentuk siksa ini tidak boleh dipandang sebagai semacam dendam yang Allah kenakan dari luar, tetapi sebagai sesuatu yang muncul dari kodrat dosa itu sendiri. Satu pertobatan yang lahir dari cinta yang bernyala-nyala, dapat mengakibatkan penyucian pendosa secara menyeluruh, sehingga tidak ada siksa dosa lagi yang harus dipikul Bdk. K.Trente: DS 1712-1713; 1820.

CCE 1472 : Ad hanc doctrinam et hanc praxim Ecclesiae intelligendas, oportet perspicere peccatum dupplicem consequentiam habere.

Dalam bahasa Latin, terdapat konsekuensi. Berarti dosa selalu mempunyai konsekuensi. 
•⁠  ⁠Mortal sin (Dosa besar)
Membuat orang tidak layak untuk kehidupan abadi. Maka, terkena hukuman abadi.
Poena aeterna
•⁠  ⁠Venial sin (Dosa kecil)
Poena temporalis.

Berbicara mengenai hukuman berat, dosa berat, dosa ringan, dasar alkitabnya apa??
1 Yoh 5:16-17, 16 ... Ada dosa yang mendatangkan maut, 17 semua kejahatan adalah dosa, tetapi ada dosa yang tidak mendatangkan maut.
Dosa yang mendatangkan maut (dosa mortal), mati secara rohani (masuk neraka)
Dosa yang tidak mendatangkan maut (dosa venial)

Di sinilah ‘’peran’’ PENEBUSAN oleh Sang Kristus yang diterima manusia dengan PERTOBATAN.
•⁠  ⁠Contoh : Pak Budi terkena poena aeterna karena melakukan dosa mortal/selingkuh, berzinah. Pak Budi otomatis langsung divonis neraka akibat dosa mortal. Namun, kemudian Pak Budi bertobat. Pertobatan inilah yang membuat vonis neraka Pak Budi dicabut. Di sinilah adanya peran ‘’Penebusan Sang Kristus’’.  
•⁠  ⁠Sang Kristus memang menebus dosa dunia. Tetapi, sampainya kepada kita menuntut pertobatan. Ada dua pihak. Tidak terjadi secara OTOMATISSS!!! Tanpa adanya pertobatan, penebusan Sang Kristus tidak BERDAYA GUNA...
Saya hidup enak2 saja, saya berdosa pun gpp, toh hidup saya sudah ditebuss... Eitsss Salah lohhhh, Salah besar Anda. Maka pemikiran seperti ini harus diluruskannn!
•⁠  ⁠KGK 1472 ... Kedua bentuk siksa ini tidak boleh dipandang sebagai semacam dendam yang Allah kenakan dari luar, tetapi sebagai sesuatu yang muncul dari kodrat dosa itu sendiri...
•⁠  ⁠Kodrat dosa > perasaan bersalah karena sudah menyakiti..., perasaan tidak pantas, contoh 4 premis Jato kecil tadi. Ibu memaafkan, tapi tetap ada perasaan bersalah karena sudah mengotori lantai.


E. Diampuni kok Dihukum?
KGK 1473  Pengampunan dosa dan pemulihan persekutuan dengan Allah mengakibatkan pembebasan dari siksa dosa abadi. Tetapi siksa dosa sementara tinggal. ...
Pengampunan Dosa > Hukuman dosa sementara (pemulihan dari perasaan bersalah) > Indulgensi 
Diampuni kok masih ada hukumannya, dasar alkitabnya mana?
2 Sam 12:13-14, 13 Lalu berkatalah Daud kepada Natan : ‘’Aku sudah berdosa kepada Tuhan.’’ Dan Natan berkata kepada Daud : ‘’Tuhan telah menjauhkan dosamu itu; engkau tidak akan mati. 14 Walaupun demikian, karena engkau dengan perbuatan ini telah sangat menista Tuhan, pastilah anak yang lahir bagimu itu akan mati.’’
Ayat 13, Tuhan telah menjauhkan dosamu itu... Tuhan mengampuni Daud, ayat 14, Walaupun demikian... Nah... ini adalah konsekuensi dari dosa yang diperbuat Daud.
F. Persekutuan para Kudus
KGK 1475 ... Dengan demikian penggunaan persekutuan para kudus dapat membantu pendosa yang menyesal, bahwa ia lebih cepat dan lebih berdaya guna dibersihkan dari siksa-siksa dosanya.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

'' BKTH ''

Dalam Setiap Denyut Darahku, Ada Doa Papa dan Mama

Finding My Rebecca